Minggu, 22 April 2012


Nama                                    : Lusi septiani
Nim                                        : 2009112256
Kelas                                     :VI C
Jurusan                                                : FKIP. Bahasa dan Sastra indonesia
Dosen pengasuh              : Muhammad Nasir
Mata kulia                           : Menulis Karya Sastra

KEPERGIAMU
Kebersamaan yang telah kulalui
Saat kau ada disamping            
Saat kau menjaga ku      
Dan disaat kau berjanji akan slalu menjaga ku
Kau lukiskan warna pelangi dihidup qu
Namun semua hanya kenangan
Karena kematian telah menodai kebahagian ku
Aku tak percaya saat ku lihat kau terbaring
Namun aku tak mampu berkata
Kau tak akan kembali
Kau telah pergi dari ku selamanya
Kini semua tinggal kenangan
Tiada lagi senyuman, canda dan tawamu
Air mata tak dapat menghapus semua,
Ragamu boleh pergi
Tapi memori tentang mu
Akan selalu ada dihati ku
Sampai aku mati kau akan selalu ada dihati ku”kakak ku”
KEBOHONGAN BERAKHIR LUKA

Chika adalah seorang gadis yang manis, baik, dan penyayang, namun chika  memiliki sifat ego yang tak bisa dikendalikannya, dulu waktu masi dudukdibangku SLTP chika merupakan salah satu siswa yang dikenal sombong oleh teman- temannya, namun dibalik kesombongannya itu chika merupakan siswa yang berprestasi disekolah itu.
Pada saat duduk dibangku kelas dua SMP chika menjalin hubungan asmara dengan seorang laki- l;aki yang bernama Anton yang menjabat ketua osis disekolah itu. Anton sangat menyayangi chika walaupun  chika memiliki sifat yang sombong , hubungan merekapun berjalan dengan baik karena anton selalu sabar menghadapi sifat, tingka laku, dan cara chika. Dua tahun kebersamaan mereka lalu, chika yang lulus SMP melanjutkan sekolah kekota, chika dan anton pun menjalani hubungan yang terpisahkan oleh jarak. Setelah kepergian chika kekota untuk melanjutkan sekolah, kisah cinta mereka terputus tanpa ada komunikasi , bahkan tidak ada waktu untuk menuangkan rasa rindu mereka.
Setelah dua tahun terpisah tiba- tiba anton datang kembali dikehidupan chika, jalina asmara diantara mereka disatukan kembali , hari- hari dilalui dengan senyuman dan canda tawa, chika merasa hidupnya sangat berarti saat anton ada disamping nya. Namun rasa sakit hati chika seakan tak bisa dihentikan baru saja menikmati kebahagian kini chika harus menerima luka, dua bulan kebersamaan mereka anton pun harus pergi melanjutkan impian dan cita- citanya. Chika merasa terpukul dan hatinya benar- benar terluka, karena semenjak anton pertgi tidak ada sedikitpun kabar dari anton.
Seiring dengan berjalan nya waktu, hari berganti hari, bulan dan tahun terus berganti dua tahun sudah kepergian anton, chika pun selesai menghadapi ujian dan lulus dengan nilai terbaik. Chikapun berniat melanjutkan pendidikan disalah satu perguruan tinggi dipalembang, akhirnya chika lulus  disalah satu perguruan tinggi swasta dipalembang , dikota ini chika berharap menemukan kehidupan yang lebih baik. Enam bulan sudah chika tinggal dan menempuh pendidikan dikota palembang , tak disangka dan tak diduga chika dipertemukan kembali dengan anton. Pertemuan kedua ini membawa suatu kebahagian bagi chika, karena harapan dan do’a chikapun dikabulkan, rasa rindu yang selama ini dipendam bisa mereka satukan, berbagi rasa dan bercanda bersama.
Chika pun berkata kepada anton “ton aku sunggu bahagia karena aku bisa bersama kamu, orang yang sangat berarti dalam hidup ku”, anton menjawab sembari memeluk chika “tentu chika, aku juga merasakan hal yang sama, semogah apa yang qu rasakan ini bisa selamanya kita rasakan.”
Disaat anton dan chika bersama menikmati kebersamaan mereka tiba- tiba anton mengutarakan sebuahj rahasia yang selama ini anton sembunyikan, dengan rasa takut dan gemetaran anton pun  berusaha menyatakan semua “chika sudah lama kita berpisah aku ingin memulai semua dengan kejujuran, walaupun kejujuran itu sangat menyakitkan buat dirimu dan hubungan kita.....”, chika pun bingung dengan ucpan anton, dan ingin segerah tau “ayo anton katakanlah jangan buat aku penasaran,”
Dengan keberaniannya anton mengutarakan semua rahasia yang selama ini ia sembunyikan “chika maafkan aku, karena aku telah menghianatimu dan cinta kita, aku telah menodai seorang wanita yang selama ini hadir dihidup ku selama kita terpisah”,  chika terkejut dan hanya bisa diam mendengar pengakuan anton, air mata chikapun terjatu dan tidak bisa dibendung , dalam tangisnya chika berkata ”aku benci kamu anton, aku kecewa perna mengenal kamu, pergi kamu  dari hidup ku”!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Anto berusaha meyakinkan chika kalau dia sangat menyayangi chika namun sayang hati chika benar- benar hancur dan sulit baginya untuk menerima kenyataan ini.
Dua minggu setelah kejadian itu chika berusaha menemui anton  dan menyelesaikan masalah mereka,
“anton aku datang menemuimu karena aku ingin kamu tau, aku memang mencintaimu, bahkan sangat mencintaimu, tapi aku ingin orang yang aku sayangi bertanggung jawab dan tidak pengecut, aku ikhlaskan kamu bersamanya  dan kita akhiri semua, anggap semua tidak perna terjadi , lupakan aku dan lupakan semua tentang kita”, (dengan tegas chika mengungkapkan isi hatinya), anton tidak terima dengan semua keputusan yang diambil chika,”tidak mungkin chika, aku tidak mungkin sanggup kehilangan kamu , aku tidak bisa, aku mohon chika maafkan aku, karena sesungguhnya aku sangat mencintai kamu “. ( anton berusaha meyakinkan chika dan berharap semua akan baik seperti semulah, namun apalah daya takdir berkata lain, chika tetap padfa keputusannya dan tidak bisa dirubah lagi”selamat tinggal anton, lupakan aku dan kembali padanya, karena kebohonganmu telah melukai hati ku , mungkin perpisahan ini yang terbaik.












“ SATPAM CEREWET”

Pagi- pagi chika terbangun dari tidurnya,dan chikapun langsung melihat kearah jam beker yang ada disebelahnya,teryata jam telah menenjukan pukul 7.00 WIB. Chikapun langsung bergegas menuju kamar mandi untuk segerah mencuci muka dan gosok gigi, karena hari ini chika sudah berjanji akan menyiapkan sarapan dan makan siang untuk tante dan oom nya yang sedang menjaga keponakannya disalah satu rumah sakit swasta dipalembang. Tanpa menundah waktu lagi chika pun langsung bergegas menyiapkan bahan- bahan  apa saja dibutuhkan untuk memasak , dengan semangatnya chikapun menyelesaikan masakan dengan sempurna ,setelah selesai ,memasak chika juga tidak lupa mempersiapkan apa saja yang akan dibawa kerumah sakit, setelah semua selesai chika langsung bergegas menuju kamar mandi karena  pukul 7.00 WIB chika harus masuk kulia.
            Sebelum berangkat kulia  chikapun menyempatkan diri untuk mengantarkan sarapan dan makan siang untuk oom dan tante nya yang sedang menjaga keponakannya yang sedang sakit, karena jika chika tidak datang maka oom dan tantenya akan kelaparan.tepat pukul 8.45 WIB chika tiba dirumah sakit, sesampai dirumah sakit chika terkejut karena waktu berkunjung telah habis, chika kebingungan dan berusaha mintak pertolongan dengan satpam yang menjaga pada saat itu agar diizinkan untuk masuk sebentar, namun satpam itu bersih keras melarang chika untuk masuk, namun chika tak berhenti  memohon,akhirnya chika pun punya ide dan langsung mengatakan kepada satpam itu, “ tolong pak, izinkan Aku masuk , karena aku gak punya waktu lama karena aku harus kulia,,,,,,,,,? Aku mohon izinkan aku masuk”, satpam itu acu tak acu seakan- akan tak mendengarkan ucapan chika, melihat tingkah satpam yang tidak memperdulikanya chika langsung emosi,”aku tau ini sudah peraturan, tapi bagaimana kalau sampai oom dan tante aku yang sedang jaga didalam kelapan, apa bapak mau tanggung jawab?” satpam itu langsung menjawab dengan tegas “aku tau itu, dan itu bukan tanggung jawab kami, ini semua sudah peraturan dan kamu jangan paksa aku karena kamu masi kecil”.
Chika tidak terima dengan ucapan satpam itu, akhirn ya chika terpaksa kasar kepada satpam itu “aku memang anak kecil, mungkin bapak lebih tau dari pada aku, tapi tak ada kah sedikit rasa kasihan didalam hati bapak, oke aku tidak maksa untuk masuk tapi aku mintah tolong antarkan makanan ini ke kamar IIIA I,atas nama Dina”.  Dengan spontan satpam itu menjawab ”kenapa jadi kamu yang memerintah aku, tidak sopan basnget kamu memerintah orang tua”, chika bingung harus bagaimana agar satpam ini bisa luluh hatinya, karena chika sudah terlambat masuk kulia,”aku tidak bermaksud m emerintah, aku mintah tolong karena aku sudah terlambat mau kulia, jadi aku mohon kerendahan hati bapak, tidak ada guna kita saling kasari, aku mintak maaf kalau kata- kata ku salah”,
Melihat chika yang sangat memohon, dan berani memintah maaf akhirnya satpam itu pun luluh hatinya,”baiklah saya akan bantu antarkan makanan itu, tapi kamu harus belajar sedikit menghormati orang”,
Karena sudah terlambat kulia chika tidak menghiraukan kata- kata satpam itu, melainkan chika bergegas menuju kampus karena dia sudah terlambat,  dengan hati yang masdi kecewa dan jengke chika melangkahkan kaki dimana dia belajar, setibah dikelas chika memintah izin masuk dengan dosen yang mengajar,dan menjelaskan apa yang terjadi, setelah mendengar penjelasabn chika akhirnya dosen chika pun mengizinkan chika untuk mengikuti pelajaran.
Setelah diizinkan masuk chikapun langsung menuju tempat duduk yang telah disiapkan sahabatnya, didalam hati nya chika berkata”gara- gara satpam itu aku terlambat, dasar satpam cerewet”.

















Nama    : lusi septiani
Kelas : VI. C
Nim      : 2009112256


Ibu kartini


Tubuh mu yang sangat lembut
Senyuman mu yang sangat manis
Membuat dunia terpana
Terdiam dalam sangkar yang tertutup
Namun tekat mu sangat kuat
Hati mu tegar

Tetap berjuang dengan semangat
Yang tak perna habis,
Takkan perna takut atas hukuman
Mencapai mimpi yang tinggi
Merubah kenytaan yang ada

Karena kau ingin kaum mu
Bisa bangkit dan di anggap
Sama seperti kaum adam
Ibu kartini.......
Kau pejuang yang hebat
Yang mampu menjadikan
Kaum mu lebih baik
Jasa mu akan selalu terkenang
Di dalem sanubari kaum mu
Wanita indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar